Perjusa Hizbul Wathan MI Muhammadiyah Kayutrejo: Api Unggun Penuh Makna, Tahfidz Al-Qur’an Menggema di Alam Terbuka
Kepanduan Hizbul Wathan
(HW) MI Muhammadiyah Kayutrejo sukses menggelar kegiatan Perkemahan
Jumat–Sabtu (Perjusa) pada 6–7 Februari. Kegiatan yang berlangsung
penuh keceriaan ini diikuti oleh para pandu dengan semangat tinggi, disiplin,
dan kebersamaan yang terasa sejak awal hingga akhir acara.
Perjusa kali ini mengusung konsep menyatu
dengan alam dan menguatkan nilai spiritual, dengan agenda utama Api
Unggun, Tahfidz Al-Qur’an, dan Tadabbur Alam. Kombinasi
kegiatan ini membuat perkemahan tidak hanya seru, tetapi juga sarat makna.
Malam puncak Perjusa terasa istimewa
saat api unggun dinyalakan. Cahaya api yang menyala di tengah gelap
malam menjadi simbol semangat, persaudaraan, dan keteguhan iman. Suasana
semakin khidmat ketika para peserta mengikuti Tahfidz Al-Qur’an,
melantunkan hafalan ayat-ayat suci dengan penuh ketenangan di alam terbuka.
Angin malam dan suasana alam justru menambah kekhusyukan kegiatan tersebut.
Tak kalah menarik, kegiatan Tadabbur
Alam menjadi momen refleksi yang berkesan. Para pandu diajak mengamati
ciptaan Allah SWT di sekitar mereka, belajar mensyukuri nikmat alam, serta
menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan. Dengan bahasa yang sederhana
dan pendekatan yang menyenangkan, peserta tampak antusias dan mudah memahami
pesan-pesan kebaikan yang disampaikan.
Selama dua hari satu malam, Perjusa
ini juga melatih Keshalehan, kemandirian, kerja sama, Kepemimpinan dan kedisiplinan para pandu Hizbul
Wathan. Tawa, kebersamaan, dan nilai-nilai keislaman berpadu harmonis dalam
setiap rangkaian kegiatan.
Melalui Perjusa ini, Hizbul Wathan
MI Muhammadiyah Kayutrejo kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk
generasi berakhlak mulia, cinta Al-Qur’an, tangguh, dan peduli lingkungan.
Perkemahan pun ditutup dengan penuh kesan dan harapan agar nilai-nilai yang
diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar